← back to index

“Niche Down” Is Terrible Advice (For Smart People) - Dan Koe

“Niche Down” Is Terrible Advice (For Smart People)

- Dan Koe.

Subject newsletter yang menyita perhatian gue waktu lagi fokus general cleaning e-mail karena udah sumpek banget.

Gue tau Dan Koe, sering nongol di Twitter.

Tapi sama dengan newsletter lainnya, cuma jadi debu di inbox. But tonight, ada yang berbeda.

Copy subject/headline-nya sungguh masterclass.

"Niche Down" is Terrible Advice (For Smart People)

Image

→ Relate: Gue udah 2 tahun susah nulis online karena semua guru online nyuruh gue untuk "Niche Down, bro."

→ Pick a side: Dan Koe milih side untuk all-in dengan mengatakan "terrible advice", ngebuat gue ngerasa di-back-up.

→ Copy yang jerking off ego gue: Dan Koe bilang "For Smart People." Gue merasa terpanggil!

Akhirnya gue buka email dan berakhir mendarat ke website https://thedankoe.com/letters/niche-down-is-terrible-advice-for-smart-people/…

Setelah judul headline yang sangat klik bait itu, gue menyelami artikel dengan 4,000 kata dan waktu baca 15 menit (katanya).

Bullsh*t, gue baca artikel ini sampe 1,5 jam lebih!

Respon gue saat itu:

Wow. Insightful. Gila. (no jerking off I swear).

Gue benar-benar distilled setiap bagian dimana Dan menjelaskan filosofi dan maksud headlinenya.

Gue berasa Dan speaks langsung ke gue.

Gue ngerasain sparks: "ini dia yang gue cari!"

"Akhirnya, ada orang yang bilang kalau gue boleh punya beberapa keahlian, dan mengkombinasikan keahlian-keahlian yang gue punya ke dalam satu kesatuan konten yang saling terikat (yang dia beri nama Tree of Topic)."

Gue menghabiskan waktu membaca artikel serta menyalinnya ke dalam notes:

Image

Dulu, gue kira untuk menjadi content creator, gue harus punya content plan holistic dan lengkap yang mengupas satu kesatuan Niche, misal: Investasi Saham.

Itu Niche gue, dulu.

Sampai akhirnya gue pindah role ke Digital Transformation, per-PM-an.

How am I suppose to write anything?

Kalau bukan karena Dan Koe (dan tulisannya), gue nggak akan pernah mulai.

Kalau bukan karena Dan Koe (dan tulisannya), gue akan terus mencoba nulis mengenai Investasi Saham (yang mana gue udah nggak enjoy ngebahas sisi beginner-nya).

Kalau bukan karena Dan Koe (dan tulisannya), mungkin gue udah mengubur mimpi gue sebagai Full-time Writer.

Sekarang, efek dari artikel tersebut, the dream is still on.

#MayLearnings